Sebelum menikah , calon pengantin perlu untuk berdamai dengan masa lalu masing-masing, agar ketika menjalankan “bahtera pernikahan” mampu menjalaninya dengan baik. Setiap pribadi memiliki masa lalunya sendiri yang mungkin tidak diketahui oleh pasangan, meski sudah menjalin hubungan pacaran bertahun-tahun. Agar tidak terjadi “shock culture” setelah pernikahan, ada baiknya untuk berdamai dengan masa lalu sebelum memutuskan untuk menikah.
Adapun tujuan berdamai dengan masa lalu sebelum menikah ada 4 yaitu :
- Terciptanya Relasi Positif dengan Pasangan
- Menghindari menjadi Toxic Parents bagi anak-anak kelak
- Menjaga kesehatan mental secara pribadi
- Memiliki pertumbuhan pribadi yang maksimal
Namun, disaat berhadapan dengan situasi dan kondisi sulit berdamai dengan masa lalu , ada hal yang bisa dilakukan oleh seseorang agar ke-empat tujuan tadi tercapai yaitu dengan memahami diri sendiri
Dalam memahami diri sendiri, perlu digali juga 4 sisi yang harus dibuka yang terdapat dalam diri masing-masing berikut ini :
- Open Self – Sisi dimana kita terbuka semua hal tentang diri kita kepada orang lain
- Blind Self – Sisi dimana kita menempatkan sedikit hal tentang diri kita dari orang lain
- Hidden Self – Sisi dimana orang lain tahu tentang diri kita namun diri kita sendiri tidak mengetahuinya
- Mystery Self – Sisi dimana baik orang lain ataupun diri kita tidak mengetahuinya
Cara agar bisa memahami diri sendiri ini berjalan dan 4 sisi yang harus dibuka dapat terbuka, perlu melakukan hal ini:
- Bercerita – Menceritakan tentang apa yang terjadi dimasa lalu dengan pasangan suami/istri karena support system terdekat adalah pasangan
- Menulis – Menuliskan tentang apa yang terjadi dimasa lalu pada sebuah catatan harian dapat membuat kita bisa berdamai dengan masa lalu
- Mendapatkan feedback dari orang lain
Menutup bincang-bincang tentang Berdamai dengan Masa lalu sebelum Menikah, Tesi Hermaleni menyampaikan bahwa pernikahan itu bukan saja masalah secara materil, namun juga masalah moril yang terkait dengan diri kita sendiri apakah sudah menyelesaikan berbagai macam persoalan yang pernah ada dimasa lalu yang dapat memengaruhi kehidupan pernikahan kelak.

0 Comments